Saturday, December 27, 2008

BEBAN PADA SISTEM PERPIPAAN

Seorang Piping Engineer, dituntut mengetahui jenis-jenis beban yang terjadi pada system perpipaan yang akan dianalisa tegangannya (pipe stress analysis) agar bisa mengambil keputusan yang tepat dalam perhitungan analisa yang akan dilakukan. Secara umum beban yang terdapat pada system perpipaan dikategorikan ke dalam 2 golongan.

  1. Beban Statis (Static Load)

  1. Berat (live loads dan dead loads)

  2. Thermal expansion atau Construction effects

  3. Effect penempatan support atau anchor

  4. Internal atau external pressure loading

  1. Beban Dinamis (Dynamic Load)

  1. Impact Forces

  2. Angin

  3. Beban seismic (gempa bumi)

  4. Getaraan (vibration)

  5. Discharge load

Beban (load) yang sering dijumpai dalam sistim perpipaan biasanya berasal dari perubahan thermal pipa. Berikut beberapa factor penyebab perubahan thermal pada pipa :

  1. Thermal Expansion /konstraksi thermal bebas pipa yang tertahan oleh adanya support, anchor ataupun nozzle.

  2. Perbedaan koefisien thermal material pada jacketed pipe (pipa yang memiliki lapis pelindung).

  3. Gradien temperature pada pipa yang berukuran tebal.


Seorang Piping Engineer, dituntut mengetahui jenis-jenis beban yang terjadi pada system perpipaan yang akan dianalisa tegangannya (pipe stress analysis) agar bisa mengambil keputusan yang tepat dalam perhitungan analisa yang akan dilakukan. Secara umum beban yang terdapat pada system perpipaan dikategorikan ke dalam 2 golongan.

  1. Beban Statis (Static Load)

  1. Berat (live loads dan dead loads)

  2. Thermal expansion atau Construction effects

  3. Effect penempatan support atau anchor

  4. Internal atau external pressure loading

  1. Beban Dinamis (Dynamic Load)

  1. Impact Forces

  2. Angin

  3. Beban seismic (gempa bumi)

  4. Getaraan (vibration)

  5. Discharge load

Beban (load) yang sering dijumpai dalam sistim perpipaan biasanya berasal dari perubahan thermal pipa. Berikut beberapa factor penyebab perubahan thermal pada pipa :

  1. Thermal Expansion /konstraksi thermal bebas pipa yang tertahan oleh adanya support, anchor ataupun nozzle.

  2. Perbedaan koefisien thermal material pada jacketed pipe (pipa yang memiliki lapis pelindung).

  3. Gradien temperature pada pipa yang berukuran tebal.


Read More..

Tuesday, December 23, 2008

Pipe Stress Analysis for piping engineer

Temangs,


Di penghujung taun 08 dalam suasana agak redup diguyur hujan, untuk menghilangkan rasa dingin dan menghangatkan kepla :-), Saya coba paparkan tentang Pipe Stress Analysis atau yang lebih dikenal orang denganh PSA. Materi ini didedikasikan bagi para pemula yang berhasrat untuk belajar tentang piping atau ingin menjadi piping engineering. untuk para senior sila ditunggu ilmu kanuragannya di sini (piping center) untuk memperdalam bahasan-bahasannya.

Secara global Pipe Stress Analysis (PSA) dilakukan dengan tujuan untuk membantu mendisain sistem perpipaan agar tidak terjadi tegangan berlebih (overstress) dan beban berlebih (overload) di tiap komponen pipa, termasuk yang terkoneksi ke equipment. Selain itu PSA juga membantu menghindari terjadinya over design yang mengakibatkan kelebihan bahan (excess materials) dan kenaikan pressure drop. PSA juga membatu menyajikan data beban support untuk keperluan desain support dan fondasinya.

OK, Temangs..
Setelah kita mengetahui kegunaan PSA, kita lanjutkan kebagian selanjutnya mengenai komponen-kompone yang terlibat dalam PSA.

Sebelum melangkah jauh kita kenali dulu istilah-istilah yang dipakai di PSA agar lebih mudah menyusuri lorong-lorong PSA selanjtnya.

a. Force
Force adalah suatu besaran vektor akibat dari dorongan (compression) atau tarikan (tension), jadi dengan melihat arah dan besaran dapat diketahui jenis force tersebut (dorongan atau tarikan).

b. Moment
Moment adalah suatu besaran vektor akibat putaran (twisting) atau tekukan (bending).

c. Stress (tegangan)
Adalah force per satuan luas (Psi)

d. Strain (regangan)
Adalah perubahan panjang per panjang asal.

Force dan Moment dapat terjadi dalam sistem perpipaan karena adanya thermal expansion, dead weight atau external force.


Bagi Temangs, yang punya artikel terkait silahkan gabung untuk berbagi ilmu kanuragannya di sini.


Temangs,


Di penghujung taun 08 dalam suasana agak redup diguyur hujan, untuk menghilangkan rasa dingin dan menghangatkan kepla :-), Saya coba paparkan tentang Pipe Stress Analysis atau yang lebih dikenal orang denganh PSA. Materi ini didedikasikan bagi para pemula yang berhasrat untuk belajar tentang piping atau ingin menjadi piping engineering. untuk para senior sila ditunggu ilmu kanuragannya di sini (piping center) untuk memperdalam bahasan-bahasannya.

Secara global Pipe Stress Analysis (PSA) dilakukan dengan tujuan untuk membantu mendisain sistem perpipaan agar tidak terjadi tegangan berlebih (overstress) dan beban berlebih (overload) di tiap komponen pipa, termasuk yang terkoneksi ke equipment. Selain itu PSA juga membantu menghindari terjadinya over design yang mengakibatkan kelebihan bahan (excess materials) dan kenaikan pressure drop. PSA juga membatu menyajikan data beban support untuk keperluan desain support dan fondasinya.

OK, Temangs..
Setelah kita mengetahui kegunaan PSA, kita lanjutkan kebagian selanjutnya mengenai komponen-kompone yang terlibat dalam PSA.

Sebelum melangkah jauh kita kenali dulu istilah-istilah yang dipakai di PSA agar lebih mudah menyusuri lorong-lorong PSA selanjtnya.

a. Force
Force adalah suatu besaran vektor akibat dari dorongan (compression) atau tarikan (tension), jadi dengan melihat arah dan besaran dapat diketahui jenis force tersebut (dorongan atau tarikan).

b. Moment
Moment adalah suatu besaran vektor akibat putaran (twisting) atau tekukan (bending).

c. Stress (tegangan)
Adalah force per satuan luas (Psi)

d. Strain (regangan)
Adalah perubahan panjang per panjang asal.

Force dan Moment dapat terjadi dalam sistem perpipaan karena adanya thermal expansion, dead weight atau external force.


Bagi Temangs, yang punya artikel terkait silahkan gabung untuk berbagi ilmu kanuragannya di sini.


Read More..